About Barrack Obama

stopobamanotredame.com

About obama

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Presiden ke-44 Amerika Serikat ini lahir dari pasangan Barack Hussein Obama, Sr. dan Ann Dunham pada tanggal 4 Agustus 1961. Beliau pernah tinggal di Indonesia ketika ibunya menikah kembali dengan Lolo Soetoro yang asli WNI.

Obama mengambil kuliah sarjana di Columbia University pada jurusan politik dengan spesialisasi hubungan internasional. Kemudian melanjutkan pendidikan master di Harvard Law School. Selama menjadi mahasiswa, beliau termasuk aktif berorganisasi dan berkesempatan menjadi ketuanya.

Barack Obama menikah dengan Michelle LaVaughn Robinson, rekannya di Harvard Law School, pada tahun 1992. Dari pernikahan tersebut, beliau dikaruniai dua orang anak perempuan bernama Malia Ann dan Natasha Obama.

Pengalaman Kepemimpinan Barack Hussein Obama

Ketika berkuliah di Columbia University, Obama didaulat sebagai ketua himpunan mahasiswa ilmu politik. Saat meneruskan pendidikan master, beliau ditunjuk sebagai editor pada Harvard Law Review dan naik pangkat menjadi ketua tahun berikutnya.

  1. Karir Setelah Lulus Kuliah

Setelah lulus dari jurusan ilmu politik Columbia University dengan gelar BA, Obama bekerja di Business International Corporation. Lalu keluar setelah setahun kerja dan pindah ke New York Public Interest Research Group selama kurang lebih tiga tahun.

Obama kemudian disewa oleh organisasi gereja yang berbasis masyarakat bernama Developing Communities Project (DCP) sebagai direktur, sehingga mengharuskannya pindah ke Chicago. Beliau bekerja selama tiga tahun hingga 1988.

Ketika di Chicago, selain menjabat sebagai direktur organisasi DCP, Obama juga bekerja pada sebuah lembaga masyarakat terorganisir yang bernama Gamaliel Foundation. Beliau dipercaya sebagai konsultan dan instruktur di sana.

  1. Karir Sebagai Pengacara

Setelah bekerja tiga tahun di Chicago, Obama melanjutkan sekolah hukum Harvard. Beliau akan kembali kesana ketika musim panas, untuk bekerja paruh waktu sebagai pengacara bagi perusahaan Sidley and Austin (1989) serta Hopkins and Sutter (1990).

Obama kembali lagi ke Chicago setelah lulus dari Harvard Law School pada tahun 1991 dan bergelar Juris Doctor (JD) dengan predikat magna cum laude. Beliau kemudian diangkat sebagai dosen Hukum Konstitusi di almamaternya tersebut (1992 – 2004).

  1. Meluncurkan Buku “Dreams From My Father”

Pada Juli 1995, Obama meluncurkan buku memoar terkait kisah hidupnya yang berjudul “Dreams From My Father: A Story of Race and Inheritance”. Karya tersebut terbit bertepatan dengan persiapan masa kampanyenya sebagai Senator di Illinois.

Buku ini pun dicetak ulang pada 2004 dalam rangka merayakan kemenangan Obama sebagai Senator Amerika Serikat dari Partai Demokrat pada Pemilihan Pendahuluan. Penerbitan dilakukan dua minggu pasca pidatonya pada Konvensi Nasional Demokrat (DNC).

  1. Karir Sebagai Senator

Karir politik Obama dimulai ketika tahun 1996 terpilih sebagai Senator negara bagian Illinois. Selama menjabat, beliau melakukan reformasi terhadap perundang-undangan dan etika hukum perawatan kesehatan yang didukung penuh oleh kedua partai politik.

Banyak kebijakan terkait hukum yang beliau dukung selama menjadi Senator. Beberapa diantaranya terkait promosi peningkatan subsidi untuk anak-anak, peningkatan kredit pajak bagi pekerja berpendapatan rendah, serta melakukan negosiasi perbaikan kesejahteraan.

  1. Menjadi Senator dengan Jabatan Tinggi

Karir politiknya sebagai Senator semakin moncer. Saat 2001, beliau diangkat sebagai wakil ketua dengan sokongan dari kedua partai politik bersama Komite Administrasi. Dan semakin naik sampai tingkat pusat dengan menjadi perwakilan asal Illinois.

Kala itu, Obama memperoleh 70% suara dan terpilih sebagai Senator yang mewakili negara bagian Illinois. Beliau merupakan wakil rakyat keturunan Afrika – Amerika pertama dalam sejarah. Masa jambatannya dari 3 Januari 2005 hingga 16 November 2008.

  1. Kampanye Calon Presiden Amerika Serikat

Karir dan reputasinya sebagai Senator selama ini dinilai baik oleh masyarakat. Sehingga pada tanggal 10 Februari 2007, Obama mengumumkan di depan gedung Old State Capitol di Springfield, Illinois bahwa ia akan maju menjadi calon Presiden Amerika Serikat.

Beliau selalu menekankan isu mengenai Perang Irak, meningkatkan kebebasan energi, dan menyediakan perawatan kesehatan, pada tiap kampanyenya sebagai calon Presiden. Lawannya dalam bursa Pilpres Amerika Serikat adalah John McCain dari Partai Republik.

Bahkan kala itu, Partai Demokrat memiliki dua kandidat kuat yang maju sebagai calon Presiden Amerika Serikat. Lawannya yaitu Senator Hillary Clinton. Namun pada konvensi nasional partai di Denver, Colorado, mantan ibu Negara AS ini menyatakan dukungan terhadap Obama.

  1. Menjadi Presiden Amerika Serikat Pertama Keturunan Afrika

Hasil pemilu tahun 2008, menyatakan bahwa Obama menjadi pemenang Pilpres dengan perolehan 53% suara rakyat. Hal tersebut lantas mengantarkannya menjadi penghuni White House selama lima tahun kedepan.

Kemenangan Obama dalam Pilpres 2008 ini menyulut beragam perayaan. Rakyat suka cita menyambutnya, terutama para imigran. Beliau merupakan Presiden Amerika Serikat pertama yang berasal dari keturunan Afrika.

Obama mengatakan bahwa “Perubahan telah datang ke Amerika” pada pidato kemenangannya yang disampaikan di Chicago Grant Park di hadapan ratusan ribu pendukungnya. Pasangannya sebagai Wakil Presiden AS adalah Joseph Biden.

  1. Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika Serikat

Berkat kepemimpinannya yang bagus, Obama pun didaulat untuk maju kembali dalam bursa pemilihan Presiden Amerika Serikat pada tahun 2014. Lawannya adalah Hillary Clinton dari perwakilan partai yang sama. namun sekali lagi beliau masih dipercaya menempati White House.

Beberapa Penghargaan Barack Hussein Obama

Nama Obama semakin diperhitungkan sejak ia terpilih sebagai Senator perwakilan Illinois. Berkat kepemimpinannya selama menjadi wakil rakyat, beliau dianugerahi penghargaan NAACP Image Award Kategori Chairman’s Award pada tahun 2005.

Selama menjadi Senator, Obama gencar memperjuangkan kesejahteraan rakyat, salah satunya dengan pengesahan perundang-undangan. Hal tersebut menjadikannya dianugerahi Grammy Awards Best Spoken Word Album Grammy Awards pada tahun 2006.

Selama menjadi presiden, Obama begitu gigih memperjuangkan kesejahteraan dan penghapusan pengucilan imigran maupun warga kulit hitam. Hal tersebut mengantarkan beliau memperoleh penghargaan Nobel Untuk Kedamaian (2009) dan NME Award Hero of the Year (2013).

Aktivitas Obama Pasca Pensiun dari White House

Obama menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat selama dua periode. Banyak kebijakan-kebijakan dikeluarkan demi kesejahteraan rakyat. Banyak masyarakat terutama warga ras hitam merindukan masa kepemimpinannya.

Pasca pensiun sebagai Presiden, Obama kembali ke rutinitas awal seperti sebelum ia berkarir sebagai Senator. Beliau mulai mengajar kuliah hukum lagi di almamater tempatnya kuliah dahulu. Sesekali juga menerima tawaran menjadi narasumber atau berpidato di acara tertentu.

Bahkan ia bersama istri mendirikan perusahaan produksi film bernama “Higher Ground Production” yang membuat beragam film, serial tv, dokumenter, dan masih banyak lagi. Hingga pada 2018, melakukan penandatanganan kerjasama dengan Netflix.

Begitulah kiranya perjalanan karir yang tertuang dalam biografi Obama hingga mengantarkannya ke White House sebagai Presiden Amerika Serikat selama dua periode mulai tahun 2008. Semoga kisah beliau bisa memberi inspirasi untuk memperjuangkan kepentingan rakyat banyak.